Meningkatkan Kompetensi Diri Sesuai Minat dan Bakat
Untuk Mengisi Kemerdekaan
Om
Suastiastu. Yth. Bapak Kepala SMA Negeri Bali Mandara, yang saya hormati
Bapak/ibu guru dan staff SMA Negeri Bali Mandara. Beserta seluruh siswa kelas
X, XI, dan XII SMA Negeri Bali Mandara yang saya cintai dan saya banggakan.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji
syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) karena atas
rahmatnyalah kita semua dapat berkumpul di tempat ini guna mendengarkan sebuah
pidato saya yang berjudul Meningkatkan Kompetensi Diri Sesuai Minat dan Bakat
Untuk Mengisi Kemerdekaan.
Hadirin yang saya hormati, sebelumnya apakah yang
dimaksud dengan kemerdekaan? Kemerdekaan adalah kata yang apabila kita pikirkan
maka kita semua pasti akan teringat tentang penjajah, negara Belanda, Jepang,
dan ingat dengan nama-nama pahlawan yang zaman dulu berjuang merebut
kemerdekaan. Lalu apakah itu kemerdekaan? Apakah kemerdekaan itu artinya bebas
dari penjajah? Bebas dari suatu aturan yang memaksa? Iya. Jadi kemerdekaan
merupakan suatu kebebasan dimana sebuah rasa kebebasan bagi makhluk hidup untuk
mendapatkan hak dalam berbuat sekehendaknya. Negara Indonesia adalah sebuah
negara yang telah merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, tentu saja banyak
pengorbanan yang telah dilakukan oleh pahlawan-pahlawan kita dulu. Namun tidak
sampai disitu perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah tentu saja sangat
memerlukan banyak pengorbanan, baik itu keluarga, harta benda, dan jiwa raga
mereka masing-masing. Berbeda dengan sekarang, di zaman yang terus berkembang
dengan adanya globalisasi, teknologi semakin maju, dan banyak yang
menyalahgunakannya. Banyak diantara para remaja yang salah pergaulan seperti
mengkonsumsi narkoba dan juga minum-minuman keras. Oleh karena itu kita sebagai
generasi mudah harus bisa mengisi kemerdekaan yang telah kita nikmati sekarang
ini.
Hadirin yang saya hormati, dalam mengisi kemerdekaan
sudah menjadi kewajiban seluruh generasi muda sekarang. Kita patut bersyukur
atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. Ada banyak cara yang bisa
kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan, seperti dengan melakukan kegiatan yang
positif. Kegiatan positif ini dalam artian dapat memberikan kita manfaat dan
memiliki dampak yang baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Mengembangkat
bakat dan minat kita contohnya, apa yang merupakan kemahiran kita dari sejak
kecil dan apa yang kita sukai itu bisa kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan.
Berbicara tentang bakat, manusia lahir ke dunia
tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan yang kita
miliki adalah bakat yang telah kita bawa dan diberikan oleh Tuhan sejak lahir.
Banyak bakat yang orang-orang miliki seperti bernyanyi, melukis, menulis puisi,
membuat karya sastra, menari, dan masih banyak lagi. Lalu bagaimana dengan
minat? Minat adalah keinginan yang membuat kita tertarik untuk mempelajari
sesuatu yang belum pernah kita lakukan seperti kita melihat orang menjadi atlet
bulu tangkis, lalu kita memiliki keinginan untuk mencobanya, maka itulah yang
disebut dengan minat. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler disekolah merupakan
perantara dalam mengembangkan minat dan bakat, selain itu dengan mengikuti
organisasi, klub, dan kursus-kursus di luar sekolah juga dapat menyalurkan
bakat dan minat siswa dalam mengisi kemerdekaan.
Banyak manfaat yang kita dapat dalam mengembangkan
bakat dan minat kita masing-masing, seperti dalam organisasi kita dapat belajar
bagaimana menghargai pendapat orang lain
dan secara tidak langsung kita sudah mengamalkan nilai-nilai pancasila
dalam upaya kita mengisi kemerdekaan. Lalu dalam ekstrakurikuler disana
generasi muda dapat belajar meningkatkan kualitas diri sehingga dalam prosesnya
banyak nilai-nilai yang dapat dipetik seperti bekerja sama, saling menghargai,
saling menghormati dan menjaga harga diri kita tentunya, begitu juga dengan
klub dan kursus-kursus lainnya. Dukungan dari orang terdekat juga sangat
penting dalam proses ini, seseorang tidak akan berhasil tanpa ada orang yang
selalu mendorongnya. Sebagai generasi muda kita juga patut menghargai jasa dari
guru-guru kita, dan juga orang tua karena berkat doa beliau kita dapat
menjalankan apa yang telah kita lakukan. Maka dari itulah mari kita bangun
Indonesia dengan menggali potensi minat dan bakat kita masing-masing dalam
rangka mengisi kemerdekaan yang telah pahlawan-pahlawan kita raih dahulu.
Hadirin yang saya hormati adapun kesimpulan dalam
pidato saya kali ini yaitu, kita sebagai generasi muda yang memiliki kewajiban
mengisi kemerdekaan harus dapat melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara
Indonesia yang kita cintai ini. Melalui mengembangkan bakat dan minat kita baik
dalam bidang akademik dan nonakademik yang dapat memberi kita banyak pelajaran
dan nilai-nilai yang berguna untuk kita semua di masa depan dan menjadi
generasi muda yang sukses.
Hadirin yang saya hormati, demikianlah pidato yang
bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini, saya memohon maaf apabila dalam
penyampaian ada kesalahan kata baik itu yang di sengaja maupun tidak di sengaja,
semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat untuk hadirin sekalian. Atas
perhatian bapak/ibu serta seluruh siswa saya mengucapkan terima kasih. Saya
akhiri dengan Parama Santih. Om Santih, Santih, Santih, Om.
Komentar
Posting Komentar