Gadis Penggemar Awan Kelabu Siapa yang tak terluka hatinya? Hanya karena lelah berkata-kata Siapa yang mengerti? Hanya karena dia tak bisa meyakinkan Dia berjalan ke arah yang berbeda Bertemu di langit yang sama Angin menampiaskan debu Tepat di bawah awan kelabu Siapa yang tahu? Tentang kekurangan dirinya Siapa yang bisa menerima? Bahwa inilah dia yang sesungguhnya Awan kelabu pergi Maka kesendirian kembali temani Hatinya kembali memanas Membakar semua rasa Kembali dia memandang langit Silau mengernyitkan dahinya Dia membaringkan tubuh mungilnya Memejamkan matanya Bayang masa depan kembali menghampirinya Sebentar lagi waktu menunjukkan perpisahan Perpisahan yang membawa jalan ke langit yang berbeda Keraguan, Kebimbangan, Ketakutan Akankah dia bisa melawan semuanya? Akankah dia menjadi wanita seperti yang ia inginkan? Kembali dia buka matanya Dia bangkit dari hijau padang rumput Dan ia berkata Aku gadis pemberani, tak ada yang bisa menghalangiku Aku ...