Hanya Sebuah Rasa
Semua kertas telah ia nodai
Tapi tak cukup juga untuk perasaan ini
Lembar demi lembar yang tak pernah bisa dibohongi
Dengan segala rasa rindu ini
Melupakan rindu
Menghapusnya begitu saja
Menggantikannya dengan keyakinan
Bukan itu, tapi ia menanti sebuah kabar
Ia mengerti, itu kewajibannya
Sebagai seorang yang belum sepenuhnya perempuan
Garis tangan membawa jalan takdir dan,
Sadar akan segala kekurangannya
Apa ada yang salah?
Air yang tak pernah dihargai
Mengalir musnah karena panas
Ia takut gagal
Membanggakan diri
Caranya menenangkan hati
Ini bukan pembelaan
Tapi sebuah keegoisan
Bersabarlah
Ia sedang berjuang keras
Dengan kesusahan
Hujan memaafkannya
Angin merangkulnya
Bulan menerangi langkahnya
Cinta sejati menerima segalanya
Komentar
Posting Komentar